Diklatsar Mapala Rafflesia XVIII, Terselip Momen 'Ambyar'

Diklatsar Mapala Rafflesia XVIII, Terselip Momen 'Ambyar'

LPM Progress -  Rangkaian kegiatan Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar) sekaligus pelantikan Calon Anggota Muda (CAM) menjadi Anggota Muda (AM) Mapala Rafflesia Unindra Angkatan XVIII 2020 telah usai dilaksanakan. 

Kegiatan ini berlangsung sejak tanggal 3-9 Februari 2020 yang dilaksanakan di tiga tempat daerah Bogor, yaitu Gua Cikare, Tebing Ciampea, dan Gunung Salak ll. 

Diklatsar XVIII adalah kegiatan dengan peserta terbanyak sepanjang diklatsar di Mapala Rafflesia, dengan jumlah 17 mahasiswa yang lolos seleksi dari beberapa tahapan. Mereka menyebut angkatannya dengan sebutan Ramata (Arah Mata Angin). 

Mengutip dari akun Instagram @mapalarafflesia, Ramata diambil karena selama pendidikan dan latihan dasar, peserta selalu diarahkan ke tujuan yang jelas seperti arah mata angin.

Rangkaian kegiatan ini berupa teknik penelusuran gua, panjat tebing, ilmu dan pengetahuan tentang membaca peta, ilmu bertahan hidup, serta pertolongan gawat darurat di lapangan.

Kegiatan berjalan dengan cukup lancar. “Kalau kesulitan yang berarti mungkin tidak ada, karena acara ini sudah dipersiapkan sematang mungkin. Paling menyesuaikan kondisi cuaca saja,” ujar Ilham Ramadhan, selaku Ketua Pelaksana Diklatsar XVIII.

 

Sumber foto : Dokumentasi Mapala Rafflesia


Momen paling menarik adalah ketika penyematan tanda keanggotaan oleh orang tua/wali peserta saat apel penutupan di pelataran lobi Kampus A Universitas Indraprasta PGRI pada Minggu (9/2).

"Setiap orang yang menyaksikan, langsung ambyar hatinya,” imbuh Ilham.

Salah satu Anggota Muda angkatan XVIII, Muhamad Fadhilah seraya tertawa mengungkapkan, bahwa ia menahan tangis karena haru dan kaget setelah melihat kehadiran orang tuanya.

Tahapan kegiatan yang satu ini sengaja disusun oleh panitia untuk melibatkan kehadiran orang tua tanpa sepengetahuan dari para peserta. Tentu, menjadi obat tersendiri bagi peserta setelah 7 hari melalui proses pendidikan yang cukup melelahkan.

Alasan lain dari panitia adalah agar orang tua mengetahui dan mendukung kegiatan putra-putrinya di UKM Mapala Rafflesia ini.

Diklatsar kali ini masih tahapan dasar. Tahap selanjutnya adalah tahap pemantapan yang dipersiapkan untuk memantapkan lagi ilmu keorganisasian, pengetahuan sebagai pecinta alam, dan softskill lainnya seperti jiwa korsa serta tangguh dalam berbagai medan. Tentunya lewat pembelajaran di alam bebas.

 

Penulis : Gangsi Suci Rahayu

Editor   : Refa Tri Ustati