Belajar Menjadi Seorang Wartawan dari Buku “SANG PEWARTA”

Belajar Menjadi Seorang Wartawan dari Buku “SANG PEWARTA”

Sumber gambar: Dok/LPMProgress/FarhanJiddan

 

 

 

Judul                           : SANG PEWARTA (Cinta, Konspirasi, Investigasi)

Penulis                         : Aru Armando

Penerbit                       : Penerbit Shofia

Cetakan                       : Pertama, 2019

Jumlah halaman          : 318

ISBN                           : 978-602-5862-18-2

 

 

Buku yang di tulis oleh Aru Armando ini menceritakan tokoh bernama Tomi. Ia adalah seorang sarjana hukum yang terjun di dunia jurnalistik sebagai seorang wartawan, hal tersebut yang melibatkan dirinya dalam investigasi terhadap dugaan penyelewengan proyek pengadaan alat kesehatan di suatu Kementerian.

Satrio Utomo nama lengkapnya, ia merupakan wartawan dari kantor berita Harian Suara Nasional di Harian Suara Nasional dirinya berada di desk politik dan hukum. Dirinya adalah lulusan dari fakultas hukum di kampus ternama, dengan predikat cumlaude . Selama menjadi mahasiswa ia terkenal sebagai aktivis kritis yang tidak hanya pandai menyampaikan aspirasi. Namun dirinya juga rajin membuat sebuah tulisan-tulisan kritis mengenai isu hukum nasional maupun mengkritisi kebijakan-kebijakan kampus yang tidak benar.

Di Harian Suara Nasional, Tomi ditugaskan untuk mengolah dan menginvestigasi sebuah berita tentang penyelewengan dalam proyek pengadaan alat Kesehatan yang terdapat di Kementerian Kesehatan (Kemenkes), dalam melaksanakan tugasnya Tomi secara tidak langsung dibantu oleh tangan-tangan pemerintah yang bekerja sama dengan Kejaksaan dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) bernama Indonesia Bersih. Dalam melakukan tugasnya, banyak hal-hal tidak terduga yang dialami Tomi.

Buku ini mengisahkan kegigihan seorang Tomi dalam menjalankan investigasinya sebagai seorang wartawan serta memberikan sedikit gambaran bagaimana seorang wartawan menginvestigasi dan mengolah suatu berita yang akan diterbitkan. Inti cerita buku ini berfokus pada Tomi, bagaimana dirinya bekerja sebagai wartawan dan terlibat dalam sebuah investigasi tentang penyelewengan dana pengadaan alat kesehatan yang ada di Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Melalui buku ini Aru Armando mencoba menggambarkan bagaimana proses terjadinya korupsi terjadi di pemerintahan yang melibatkan Kementerian dengan sebuah perusahaan. Ia juga mengajarkan bagaimana seorang wartawan membangun sebuah relasi dengan banyak kalangan dalam menginvestigasi dan mengolah sebuah berita, baik dengan sesama Wartawan, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), ataupun pihak lainnya.

Novel ini sangat menarik untuk dibaca karena isi novel ini cukup menjelaskan tentang sebuah realita seorang wartawan bekerja mencari sebuah data dari sumber-sumber kredibilitas untuk diolah menjadi berita yang memiliki kualitas baik. Novel ini juga dapat memberikan sebuah pemahaman kepada pembaca tentang praktek korupsi yang terjadi di pemerintahan. Kekurangan pada buku ini terdapat pada akhir dari cerita yang menggantung.

 

 

Penulis: Farhan Jiddan

Editor: Muhammad Rafly