Peluncuran CSD E Learning, Dorong Anak Muda Terlibat dalam Isu Demokrasi

Peluncuran CSD E Learning, Dorong Anak Muda Terlibat dalam Isu Demokrasi

Sumber gambar: Dok/LPMProgress/IrmaFaurina

LPM Progress — Jumat (13/03), telah berlangsung Soft Launching (Civil Society and Democracy) CSD E-learning Platform, Program BASIS & Media Gathering di Warung Fotcop, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini menghadirkan beberapa narasumber, seperti Anis Hidayah (Ketua Komnas HAM), Reza Rahadian (Duta Persahabatan YAPPIKA), Hindia/Baskara Putra dan Sakdiyah Ma'ruf (KOL CSD), Dr. Muktiono (SEPAHAM Indonesia), serta Mutiara Ika Pratiwi (Perempuan Mahardhika). 

Platform ini dihadirkan sebagai upaya mempersiapkan ruang belajar bersama bagi masyarakat guna memahami isu-isu krusial, seperti demokrasi, hak asasi manusia (HAM), krisis iklim, hingga pembangunan. CSD Learning dirancang tidak hanya sebagai ruang pembelajaran, tetapi juga sebagai wadah dialog, refleksi akademik, serta praktik jurnalisme yang dapat diakses oleh publik, khususnya generasi muda.

Anis Hidayah selaku ketua Komnas HAM menjelaskan bahwa kehadiran CSD Learning dilatarbelakangi kebutuhan untuk memperkuat wawasan masyarakat dalam memahami berbagai persoalan bangsa yang semakin kompleks. 

“Kita punya kebutuhan untuk memperkuat kapasitas masyarakat kita terkait dengan isu-isu krusial. Misalnya, soal demokrasi dan krisis iklim. Jadi, saya kira itu isu-isu penting yang memang kita memandang bahwa ini harus terus disampaikan kepada publik sebagai satu pengetahuan.” ujar Anis saat diwawancarai di Warung Fotcop, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan (13/03).

Anis juga menilai bahwa anak muda merupakan kelompok yang akan memiliki peran penting dalam menjaga dan memperbaiki kualitas demokrasi di masa depan. Oleh karena itu, platform digital dipilih sebagai media yang dinilai lebih dekat dengan keseharian anak muda, khususnya generasi Z. Menurutnya, anak muda memiliki peluang besar untuk terlibat dalam ruang-ruang sipil, termasuk dalam menyampaikan gagasan dan berdialog dengan para pengambil kebijakan. 

“Lewat mereka kita memang masih punya harapan atau bisa menggantungkan harapan ke depan untuk memperbaiki demokrasi kita yang memang mengalami kerusakan baik dari sisi kualitas maupun dari sisi yang lainnya,” jelasnya.

Ke depannya, Anis berharap platform CSD ini dapat menjangkau lebih banyak masyarakat melalui berbagai upaya sosialisasi sehingga keberadaannya dapat dimanfaatkan secara luas oleh publik, guna merespons berbagai tantangan sosial dan politik yang ada. 

Wartawan: Irma Faurina dan Arriel Ahmadeuz K

Penulis: Irma Faurina 

Editor: Khoiru Nisa